Banten
SMK Bina Am Mamur Gandeng 50 Perusahaan
CIKUPA
- Seiring dengan kemajuan teknologi informasi yang berkembang di era
reformasi saat ini. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bina Am Ma'mur
Kampung Cerewed Desa Sukadamai Kecamatan Cikupa, menggelar seminar
teknologi informasi oleh dunia usaha dan dunia industri.
50
perusahaan yang bernaung di APJATEL diantaranya perusahaan Microsoft,
Adobe, Apjatel, B-one, FRIBEESDE, Tekno Edukatama Centre, Skyline,
dengan tujuan bisa membuka peluang menyerap tenaga kerja. Nantinya
alumni atau lulusan SMK Bina Am Ma'mur bisa bekerja di 50 perusahaan
tersebut.
Dalam cara seminar teknologi informasi ini, SMK Bina
Am Ma'mur juga menandatangani kerjasama dengan Asosiasi Penyelenggara
jasa telekomunikasi (APJATEL) tentang program pelatihan tenaga
pendidik dan siswa. Dari ratusan SMK di Indonesia hanya ada 25 SMK
yang menjadi fokus APJATEL dalam program pembinaan untuk
berkompetensi dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asia (MEA).
Kepala
SMK Bina Am Ma'mur Tabrani mengatakan untuk menghadapi persaingan
global di era keterbukaan informasi teknologi ini, siswa dan siswi
SMK Bina Am Ma'mur dituntut untuk bisa menciptakan dan mewujudkan
alumni yang bisa menjadi tenaga siap pakai. Apalagi di SMK Bina Am
Ma'mur ini ada dua jurusan yang menjadi pavorit siswa.
Diantaranya
adalah Jurusan Broad Casting multimedia dan jurusan Tekhnik Komputer
Jaringan (TKJ), maka tindak lanjut Tabrani jika 50 perusahaan
nasional berbasis teknologi bermitra dengan SMK Bina Am
Ma'mur.
“Kami sangat menyambut baik adanya kerjasama dengan
50 perusahaan swasta nasional berbasi teknologi informasi. Karena
tidak semua sekolah di Kabupaten Tangerang bisa bermitra dengan
perusahaan IT," ujarnya.
Sementara perwakilan PT Skyline
Doni Aldrin mengatakan kehadiran
Asosiasi Penyelenggara Jasa
Telekomunikasi (APJATEL) di SMK Bina Am ma'mur merupakan salah satu
bagian dari kepedulian terhadap dunia pendidikan, menurutnya program
ini selaras dengan program Pemerintahan Jokowi melalui program Pita
lebar 2019. Melalui program pita lebar ini diharapkan di Indonesia 70
persen warganya bisa terhubung dengan jaringan telekomunikasi dan
informasi.
"Di Indonesia ada 25 sekolah yang sudah
bekerjasama dengan APJATEL dengan harapan siswa dan tenaga
pendidiknya bisa memiliki kompetensi, nantinya setelah diberikan
pembekalan akan diberikan sertifikasi," ujarnya. (day)

- Berrybenka Hadir di Summarecon Mal Serpong (SMS)
- Sebulan 16 Kasus Narkoba
- Rapat Paripurna Hanya Dihadiri 16 Anggota DPRD
- RSUD Balaraja Buka Lowongan Tenaga Medis Non PNS
- Gadis Penderita Kista Ovarium Butuh Donatur








