HUKRIM
Polisi Periksa 5 Saksi Terkait Tauran Teluknaga Yang Tewaskan 1 Siswa MTs

TELUKNAGA, (JT) - Sebanyak 5 orang saksi telah dimintai keterangan terkait peristiwa tawuran di Jalan Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, yang menewaskan seorang pelajar MTS 6 Kabupaten Tangerang, Senin siang (28/3/2022) kemarin.
Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Komarudin menegaskan, terjadinya tawuran tersebut setelah kedua kelompok bertemu dan saling ejek.
"Saat ini saksi sudah 5 yang kita periksa, memang saksi tersebut ada di lokasi kejadian. Dugan sementara, ini fenomena lama, terjadi biasanya mereka para pelajar bermain dengan kode COD. Mereka saling tantang, saling ejek," tegas Kapolres.
Sampai saat ini, Kapolres mengaku pihak Kepolisian juga sudah mendeteksi 74 akun media sosial yang diduga menantang keributan di media sosial di berbagai platform.
"Kami sudah mendata ada 74 akun yang saat ini kita deteksi, yang biasa melakukan ujaran-ujaran dan menantang di Kota Tangerang, kita terus melakukan berbagai upaya, preventif mendatangi rumahnya, preemtif, sampai ada berapa anak terlibat tawuran sudah divonis dari perbuatanya," jelas Komarudin.
Menurut Komarudin, selain ajakan tawuran di media sosial, pelaku-pelaku tawuran kerap melakukan aksi saling serang dengan pola lama. Disaat ada kelompok tertentu yang melintasi suatu wilayah, dilakukan penyerangan.
"Ini pola lama, mereka saling tunggu ketika ada yang nongkrong, ada yang melintas bukan temanya langsung diancam, kejar, ejek dan sebagainya," kata dia.
Dengan maraknya aksi tawuran antar pelajar dan kelompok remaja di wilayah hukum Polrestro Tangerang, dia berharap agar para orang tua dan lingkungan di masyarakat, ikut mengontrol aktifitas putra-putri dan remaja di lingkungan masyarakat. Dia juga tidak menampik, terjadinya aksi itu karena kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang kembali diberlakukan.
"Bukan berati ini terjadi karna aktivitas sekolah sudah dimulai kembali. Tentunya ini menjadi perhatian kita bersama, kami juga mengajak seluruh masyrakat pantau betul aktiftas anak-anak, pantau betul aktifitas remaja remaja kita," tegas Kapolres. (HAN)

- Jelang Ramadhan Tahun Ini, Harga Sembako Malah Tergolong Turun
- Pelaksanaan Solat Tarawih Ramadhan 1443 Hijriyah Wajib Terapkan Protokol Kesehatan
- SPA dan Panti Pijat Wajib Tutup Selama Bulan Puasa
- Aniaya dan Perkosa Buruh Pabrik, Seorang Pemuda Asal Kemiri Ditangkap Polisi
- Bulan Ramadhan ; Tempat Huburan Malam Wajib Tutup