Banten
Hilang 4 Hari, Bocah di Pakuhaji Tak Kunjung Ditemukan

PAKUHAJI, (JT) - Memasuki hari ketiga pencarian korban yang diduga tenggelam di kali Cituis Pakuhaji, tim penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang menyisir pinggir kali dan melalui darat.
"Pencarian sudah dilakukan selama 3 hari, dengan metode turun langsung ke kali menggunakan Perahu Karet beserta Peralatan lengkap, juga penyisiran melalui Darat." ujar Abdul Munir, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD, Kabupaten Tangerang, Kamis (2/6/2022).
Selanjutnya besok hari ke-empat pada Jum'at, 3 Juni 2022, BPBD Kabupaten Tangerang akan melakukan pencarian dengan penyisiran di area kali dengan perahu karet dan penyisiran melalui darat.
Diketahui sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tangerang melakukan Pencarian Korban yang diduga Tenggelam di Kali Cituis Perkampungan Nelayan Rt. 01/01 Desa Surya Bahari Kecamatan Pakuhaji, Kamis (2/6/2022) sekira pukul 10.00 WIB.
Laporan diterima oleh pos Damkar Pakuhaji pada Senin (30/5/2022) pukul 22.00 WIB, tim Damkar Pos Pakuhaji langsung meluncur ke lokasi kejadian. Namun, petugas hanya melakukan assesment dan pencarian dilakukan pada keesokan harinya, mengingat malam hari berisiko bagi petugas untuk melakukan pencarian.
Korban yang diduga tenggelam ini bernama King Muhammad(5). Peristiwa ini bermula saat King bermain di perahu yang bersandar di kali cituis bersama kakaknya, namun pada pukul 17.00 WIB saat hendak mengajak pulang, si adik sudah tidak terlihat.
"Pencarian Korban Hari pertama dan Kedua pada tanggal 31 Mei dan 01 Juni 2022, dilaksanakan oleh anggota Pos Damkar Pakuhaji dibantu oleh PMI Kecamatan Teluknaga, Relawan Tanggap Bencana, dan didampingi oleh aparat Desa Surya Bahari, terjun langsung menggunakan perahu karet dan peralatan lengkap," ungkap Munir. (PUT)

- Penemuan Mayat di Pinggir Sawah Gegerkan Warga Neglasari
- Antisipasi Penyebaran PMK, Zaki Pantau Lapak Penggemukan Sapi
- Motif Perampokan, Kakek 60 Tahun Itu Dihabisi Dirumahnya Sendiri
- Pelaku Pembunuhan Yang Mayatnya di Buang Danau Legok Akui Sebagai Perampokan
- Penemuan Mayat di Pinggir Tol Gemparkan Warga Karang Tengah