Banten

35 Lokasi di Tangsel ini Perlu Diwaspadai Rawan Banjir Saat Musim Hujan

Administrator | Jumat, 23 September 2022

CIPUTAT, (JT) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan, mewaspadai 35 titik lokasi rawan bencana di musim cuaca ekstrem saat ini. Bencana alam seperti banjir dan longsor menjadi kewaspadaan rutin di setiap anomali perubahan cuaca, seperti saat ini.

"Kita masih mengacu pada data terdahulu, ada 35 titik lokasi rawan bencana yang mesti kami waspadai," kata Kepala Pelaksana BPBD Tangsel, Uci Sanusi, dikonfirmasi, Rabu (21/9/2022).

Dia menyebutkan, 35 titik lokasi rawan bencana di maksud adalah kejadian bencana alam yang diakibatkan faktor cuaca seperti banjir dan tanah longsor. Untuk titik lokasi banjir yang paling banyak terjadi di wilayah Kecamatan Pondok Aren, seperti perumahan Pondok Maharta, Kampung Bulak, Pondok Kacang Prima dan beberapa titik lain.

"Untuk wilayah rawan longsor itu di wilayah Kecamatan Setu, Serpong, Pamulang dan di wilayah Ciputat Timur itu wilayah Cirendeu," jelasnya.

Uci mengaku, pihaknya terus meningkatkan layanan ketanggapdaruratan dengan memaksimalkan seluruh sumber daya dan kapasitas kesiapsiagaan para petugas lapangan.

"Setiap ada perubahan cuaca kita siaga dan waspada terus.dua hari ini kita lakukan penguatan kapasitas relawan. Kita juga membentuk kelurahan tanguh bencana ada 16 kelurahan,"katanya.

Sementara untuk peralatan kesiapsiagaan kata Uci, saat ini terus dilakukan penambahan termasuk jumlah perahu karet yang saat ini berjumlah 9 unit ditambah peningkatan jumlah personel dan relawan yang siap membantu masyarakat 24 jam.

"Kalau tenda, tidak ada peningkatan, sejauh ini masyarakat lebih memilih stay di rumah. Tenda-tenda kita agak besar, sulit pemasangan di sekitar rawan banjir. Perahu ada 12, tapi yang bisa digunakan 9, ada beberapa tidak berfungsi seperti bocor," jelas dia. (HAN)