Politik

Zaki-Ombi Calon Tunggal di Pilkada 2018

Administrator | Rabu, 10 Januari 2018

TIGARAKSA - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar-Mad Romli menjadi pasangan tunggal pada Pilkada 2018. Dengan dukungan 12 partai politik kepada pasangan cabup cawabup ini secara otomatis tidak ada pasangan calon lain dan akan melawan kotak kosong.

Pasangan Zaki-Ombi resmi mendaftar ke KPU Kabupaten Tangerang sekitar pukul 15.30 WIB dengan didampingi pengurus dari 12 parpol pengusung dan pendukung. Pasangan ini datang ke kantor KPU di Jalan Raya Pemda Tigaraksa, Desa Matagara dengan berjalan kaki sekitar 500 meter dari kantor DPD Partai Golkar.

Pasangan Zaki Ombi diterima langsung oleh ketua dan anggota KPU Kabupaten Tangerang. Dengan menyeragkan berkas persyaratan calon dan persyaratan pencalonan, pasangan ini dinyatakan telah melengkapi syarat sesuai dengan peraturan KPU No 1 Tahun 2017 tetang Pilakada.

"Alhamdulillah kami kedatangan tamu yakni pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ahmed Zaki Iskadar dan H Mad Romli. Pasangan ini merupakan pendaftar pertama yang diusung Partai Politik," ujar Akhmad Jamalaudin, Ketua KPU Kabupaten Tangerang.

Menurut Cecep panggilan akrab Akhmad Jamaludin, sesuai peraturan KPU No 15 Tahun 2017 tentang pendaftaran pasangan calon Gubernur/Bupati/Walikota, pendaftaran calon dibuka sejak 8-10 Januari 2018 hingga pukul 00.00. Untuk itu, KPU masih akan membuka pendaftaran hingga tengah malam nanti.

"Ada atau tidak ada yang mendaftar, sesuai aturan pendaftaran akan ditutup pukul 00.00 malam nanti," terang Cecep.

Ketua tim pemenangan Zaki-Ombi, Ahmad Jaini mengatakan jika sudah tidak ada yang mendaftar, untuk apalagi dibuka, lebih baik ditutup saja. "Ngapain harus nunggu hingga pukul 00.00 kan sudah tidak ada yang mendaftar, ya sudah saja ditutup," celotehnya sambil bergurau.

Anggota KPU Kabupaten Tangerang Muhamad Ali Zaenal Abidin mengungkapkan, karena sudah kewajiban KPU, maka pihaknya masih tetap akan membuka pendaftaran hingga tengah malam nanti. Ada atau tidak ada itu sudah risiko pekejaan.

"Ya kita ikuti saja jadwal yang ada," tegasnya. (PUT)