Pendidikan

Wahyudin Ubah Motor Bhabinkamtibmas Jadi Perpustakaan Keliling

Administrator | Senin, 25 September 2017

CISOKA - Bripka Wahyudin, angota kepolisian yang bertugas sebagai bhabinkamtibmas di Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, menumbuhkan minat baca masyarakat dengan perpustakaan keliling. Ia mampu menyulap sepeda motor dinasnya sebagai sarana baca bagi masyarakat.   

Kapolres Kota Tangerang AKBP H.M Sabilul Alif sangat apresiasi dan bangga terhadap apa yang sudah dilakukan Anggota. Hormat saya sebagai pimpinan kepada beliau (Bripka Wahyudin-red). Kelak anak-anak ini sukses maka tidak akan pernah lupa jasa bhabinkamtibmas ini.

Bhabinkamtibmas Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, wilayah hukum Polsek Cisoka, Polresta Tangerang Bripka Wahyudin, memodifikasi sepeda motor binmas menjadi perpustakaan keliling.

Lanjut Kapolres, Ia berkeliling dari sekolah ke sekolah di wilayah binaannya untuk meNgajak anak-anak gemar membaca.

Untuk itu, Sabilul Alif berharap agar langkah Bripka Wahyudin harus diikuti bhabinkamtibmas lain dan polisi secara umum untuk mengambil peran mencerdaskan generasi bangsa.

Bripka Wahyudin menjelaskan, inisiatifnya membuat motor literasi merupakan upaya kepolisian untuk dan turut serta mencerdaskan anak bangsa. Selain itu juga, motor baca juga merupakan tindak lanjut dari atensi Kapolresta Tangerang AKBP H.M. Sabilul Alif.

"Atensi Pak Kapolres agar bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak memberikan kontribusi dalam meningkatkan minat baca," jelasnya saat memarkir motor literasinya di MI/SMP Al-Husna, Kecamatan Jayanti, beberapa waktu lalu.

Ini adalah motor bahagia bhabinkamtibmas, jemput bola untuk menumbuhkan minat baca di lingkungan sekolah dan warga.

"Program Polisi Cinta Siswa, Pemuda, dan Edukasi (Pos Cisadane) salah satunya diimplementasikan dengan motor perpustakaan keliling," terang Wahyudin.

Pos Cisadane sendiri adalah program yang memberdayakan pemuda, siswa/mahasiswa, dan dunia pendidikan. Pos Cidadane memandang, pemuda merupakan generasi muda bangsa yang harus mendapat perhatian dengan potensi yang dimilikinya.

Dengan Pos Cisadane, polisi ikut berperan dalam menjaga, melindungi, dan mengarahkan generasi muda ke arah yang lebih baik.

"Ahamdulilah animo siswa cukup tinggi. ada pun buku-buku bacaan seperti buku agama, cerita bergambar, pertanian dan perikanan didapatkan dari Desa Cikande yang sudah lama tidak terbaca dan tersimpan di dalam karung," papar Wahyudin.

Kepala SMP Aal-Husna Mukhlis Fauzi mengapresiasi motor bhabinkamtibmas yang difungsikan menjadi perpustakaan keliling. Dia beserta dewan guru mengucapkan terimakasih kepada Polresta Tangerang atas program yang mencerdaskan itu.

"Jujur saja saya speechless, tidak bisa banyak berkata. Saya salut dan tidak menyangka Polresta Tangerang memiliki program yang luar biasa," jelasnya. (IRB)