Banten

Tenaga Keuangan dan Tehnik Mesin Sulit Terpenuhi

Administrator | Rabu, 02 Agustus 2017

BALARAJA - Meski di Kabupaten Tangerang saat ini masih tergolong tinggi tingkat penggangguran, namun sejumlah kesempatan kerja sulit terpenuhi lantaran tidak sesuai kompetensi. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tangerang kerap mengimpor tenaga kerja dari daerah luar Banten.

Kasi Penempatan Kerja pada Disnakertrans Ahmad Hidayat mengatakan, hampir setiap hari kebutuhan tenaga kerja dari perusahaan-perusahaan ternama masuk ke meja kerjanya. Namun dari ratusan lowongan kerja yang tersedia, hanya terisi beberapa tenaga saja.

Menurutnya, tenaga kerja yang saat ini paling banyak dicari oleh industri di Tangerang adalah tenaga acounting, marketing dan tehnik industri. Hingga saat ini, menurut catatan Disnakertrans, kebutuhan tehnik industri lebih dari 50 orang, keuangan 50 orang dan marketing lebih dari 50 orang. Sisanya baru operator umum yang jumlahnya terbatas sementara pelamarnya cukup banyak.

"Lowongan kerja di Kabupaten Tangerang ini setiap hari terus bertambah. Meski yang melamar cukup banyak, karena tidak sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan, maka banyak lowongan yang tidak terisi," ujar Ahmad Hidayat kepada jurnaltangerang.co.

Ia menjelaskan, untuk memenuhi kebutuhan kompetensi tehnik industri saja, dirinya kerap kali mengambil tenaga kerja dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Selain para calon tenaga kerja itu memenuhi syarat, rata-rata mereka juga siap ditempatkan dimana saja.

"Menghadapi masyarakat ekonomi asean (MEA) seperti sekarang ini, para calon tenaga kerja harusnya membekali diri dengan kompetensi yang dibutuhkan. Jika tidak, tentu akan tertinggal," terangnya. (PUT)