Banten

Ratusan Warga Graduasi dari Program Keluarga Harapan

Administrator | Selasa, 19 November 2019

Seorang warga Kota Tangerang yang menolak rumahnya dilabeli sebagai warga miskin, mundur dari program keluarga harapan (PKH).

TANGERANG, (JT) - Sebanyak 488 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) se-Kota Tangerang graduasi atau sudah tidak terima Program Keluarga Harapan (PKH) karena sudah mampu. Kondisi itu sejalan dengan program labelisasi keluarga miskin.

Kordinator PKH Kota Tangerang Syafei mengatakan, pengunduran diri para KPM akibat gencarnya labelisasi keluarga miskin.

Para KPM yang mengundurkan diri telah menyadari, bantuan yang diterimanya selama ini tidak tepat sasaran.

"Angkanya sudah mencapai 488 KPM yang graduasi," ujarnya.

Berdasarkan data, peserta penerima bantuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, yang graduasi ini paling banyak berasal dari Kecamatan Periuk dengan jumlah 125 KPM.

"Sedangkan peserta yang mengundurkan diri paling sedikit berada di Kecamatan Benda dan Kecamatan Larangan dengan jumlah masing-masing 6 KPM," kata dia.

Sementara, untuk Kecamatan Neglasari yang berdasarkan data Dinas Sosial didominasi penduduk termiskin se-Kota Tangerang graduasinya berjumlah 41 KPM. (PUT)