HUKRIM

PT Vivo Mobile Cikupa Mas Dibobol Maling

Administrator | Selasa, 02 Januari 2018

CIKUPA - Pabrik PT. Vivo Mobile Indonesia Cikupa Mas diobol maling. Akibat kejadian tersebut, pemilik pabrik merugi hingga miliaran rupah. Polisi berhasil membekuk pelaku pemboblan di Ngawi Jawa Timur.

"Dengan dasar laporan dan ciri pelaku, kita melakukan pengejaran dan berhasil bekuk sopir perusahaan PT. Vivo Mobile Indonesia yang beralamat di Kawasan Pergudangan Cikupa Mas, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang," Kata Kompol Idrus Madaris, Kapolsek Cikupa Polresta Tangerang, saat jumpa pers, Minggu (31/12/2017).

Setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku berinisial HJP (21) saat melakukan pencurian bersama enam temannya diantaranya HJ (25), AM (26), EN (20), AM (26), STR (32), HDT (22) dan AS (26).

"Pelaku melakukan pencurian secara struktural dalam waktu sembilan bulan terakhir ini. Perusahaan diperkirakan mengalami kerugian empat miliar rupiah," jelas Idrus Madaris.

Sementara itu, saat melancarkan aksinya, masing-masing pelaku mempunyai peran yang berbeda. Mereka melakukan pencurian pada bulan Maret lalu.

Kapolsek melanjutkan, awal penangkapan yang dilakukan oleh pihaknya, berawal dari penangkapan seorang supir pengiriman barang HJP (21). Dengan kesigapan dan keuletan anggota, kami berhasil menangkap keenam pelaku yang lain di Desa Gebung Rt. 007/004 Kelurahan Pelang Kidul, Kecamatan Kedung Galar, Kabupaten Ngawi Provinsi Jawa Timur.

Saat ini, para pelaku dan barang bukti berupa satu bandel hasil audit/stock opname PT. Vivo Mobile Indonesia, satu unit mobil box Isuzu berwarna putih dengan nomor polisi (Nopol) A-8249-ZC, satu unit mobil Daihatsu Xenia berwarna putih dengan nopol A-1740-ZQ, satu unit mobil Mitsubishi Xpander berwarna Silver Metalic dengan nopol B-2098-BZD, satu unit mobil Daihatsu Sirion berwarna silver metalic dengan nopol A-1403-XN, satu lusin baju distro berbagai merk, satu unit televisi LED merk Sharp 32 inc, satu unit kulkas berwarna merah muda dengan merk Polytron, satu unit televisi LG 14 inc, satu unit hp merk Vivo dan uang tunai sebesar Rp. 29.000.000 dari hasil penjualan sparepart hp telah diamankan di Mapolsek Cikupa. Pelaku dikenakan Pasal 363 dan 374 KUHP, dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara. (BM)