Banten

Penyaluran Dana Desa Tahap Tiga di Kabupaten Serang Molor

Administrator | Selasa, 25 September 2018

Kabid Administrasi Keuangan dan Aset Desa Kabupaten Serang Ahmad Subhan

SERANG - Dana desa tahap ke tiga untuk desa yang seharusnya dikeluarakan Juni 2018 sampai saat ini belum bisa disalurkan kepada desa di wilayah Kabupaten Serang.

Banyak faktor terkait hal tersebut, menurut Ahmad Subhan Kabid Administrasi Keuangan dan Aset Desa Kabupaten Serang, dana desa yang dibagi menjadi tiga tahapan dalam pencairannya tersebut salah satunya banyak desa yang tidak tepat waktu. Bukan hanya dari desa saja yang menggelontorkan dana itu dari pusat juga kadang awalnya terlambat.

"Mengenai pencairanyakan ada tiga tahapan yang pertama pada tahap awal itu bulan Januari sekitar 20 persen. Tahap kedua Maret 40 persen dan bulan Juni 40 persen. Kalau masalah keterlambatan penyalurannya, banyak faktor terkait lambatnya penggelontoran dana tersebut seperti yang tahapan ketiganya yang seharusnya di Juni namun sampai September ini belum. Pada prakteknya banyak persoalan, bukan hanya karna desa saja yang tidak tepat waktu, kadang juga dari pemerintah pusat yang memang awalnya juga terlambat," katanya.

Dari total pagu anggaran tahap pertama kata Subhan di tahun 2018 sebesar Rp. 45.535.323.600 yang terealisasi sebesar Rp. 44.966.667.400 atau 98,75 persen atau 322 dari 326 desa yang ada di Kabupaten Serang.

"Di tahap kedua ada penurunan dari jumlah penerima dari 326 desa yang ada di Kabupaten Serang yang ada hanya 297 desa. Yang terealisasi atau sekitar 91,19 persen," jelasnya.

Untuk tahap ketiga sekarang ini, lanjut Subhan, belum ada pencairan, banyak persoalannya yang membuat tidak tepat waktu dalam penyalurannya. Salah satu saratnya dalam pemuatan laporan.

"Jadi memang salah satu syarat untuk diberikannya tahapan-tahapan dana tersebut laporannya harus selesai dan benar. Semisal, kalau dana desa tahap satu sudah keluar mereka harus buat LHP atau LRA (laporan realisasi Anggaran) di tahap sebelumnya dan harus menyelesaikan juga apabila ada ditemui temuan-temuan di lapangan yang tidak sesuai harus segera diselesaikan dulu. Jika itu tidak selesai atau tidak terselesaikan ya akan berpengaruh di penggelontoran dana selanjutnya di desa tersebut," ujarnya.

Ia mencontohkan disalah satu desa yang ada di Kabupaten Serang, itu ada yang tahun ini tidak mendapatkan dari tahap pertama lantaran mereka belum bisa menyelesaikan permasalahan sebelumnya. (PAI)