HUKRIM

Pengendara Avanza Nyaris Tabrak Anggota TNI

Administrator | Sabtu, 23 September 2017

PANDEGLANG - Tak terima mobilnya diberhentikan oleh petugas saat menggelar razia, seorang pengendara mobil Avanza yang belum diketahui identitasnya langsung tancap gas. Aksi pengendara kabur ini nyaris menabrak satu anggota TNI yang sedang menggelar razia.

Peristiwa itu terjadi saat anggota sub Denpom III/4-3 Pandeglang menggelar razia bersama Satlantas di Jalan Pandeglang-Rangkasbitung, Sabi Bangkonol, Jumat (22/09/2017) pagi. Saat anggota TNI dan polisi memberhentikan tiap kendaraan yang melintas. Namun saat Toyota Avanza dengan Nomor Polisi B 770 CR coba dihentikan, pengemudi langsung tancap gas.

Beruntung anggota TNI berhasil mengindar dan selamat dari insiden tersebut. Mengetahui ada pengemudi yang membahayakan keselamatan petugas, dua anggota polisi langsung mengejar mobil Avanza. Sayang saat dikejar, polisi kehilang jejak di lampu merah Kadubanen.

“Razia TNI atau atribut TNI nihil, cuma tadi ada insiden kecil, anggota saya nyaris tertabrak pengendara mobil,” kata Komandan Sub Dempom III/4-3 Pandeglang, Kapten (Cpm) Hariyadi Somantri di lokasi razia.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Pandeglang Ipda Dadan mengatakan, dalam kegiatan kali ini pihaknya hanya mendampingi TNI. Namun dari hasil razia terdapat belasan pelanggaran, baik mobil ataupun sepeda motor.

“Ada 12 STNK yang menjadi bukti pelanggaran (tilang). Dalam kegiatan ini kami menurunkan enam anggota, kegiatan dimulai pukul 08.30 sampai 09.30,” katanya.

Soal pengemudi Avanza, Ipda Dadan menyebut, anggotanya sempat mengejar dengan menggunakan sepeda motor, namun tidak berhasil. Bahkan saat dikejar, pengemudi mengemudikan mobilnya dengan tidak stabil.

“Kita khawatir di dalam mobil itu ada barang berbahaya atau orang yang tidak jelas, makanya anggota berusaha mengejar. Plat nomornya sudah dicatat dan akan menjadi atensi dalam razia ke depannya,” ungkapnya. (DEN)