Banten

Penanggulangan Kemiskinan Masuk Prioritas Pembangunan di Banten

Administrator | Sabtu, 23 Maret 2019

Asda III Banten Bidang Administrasi Umum Samsir saat membuka pramusrenbang di Hotel Yasmin, Curug, Kabupaten Tangerang.

SERANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyelenggarakan pra musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari koordinasi perencanaan pembangunan daerah, hal ini dimaksudkan agar dapat lebih awal menyepakati 5 hal krusial. 

Asda III Gubernur Banten Bidang Administrasi Umum Samsir menjelaskan ada 5 hal terkait program pembangunan Provinsi Banten Tahun 2020. "Kelima hal yang harus disepakati itu diantaranya, permasalahan pembangunan daerah, prioritas pembangunan daerah, program kegiatan pagu indikator, target kinerja, Penyelarasan program dan kegiatan pembangunan daerah serta sasaran pembangunan prioritas nasional dan Program kegiatan yang merupakan kewenangan provinsi dengan program kabupaten/kota yang diusulkan berdasarkan hasil Musrenbang di kabupaten/kota,” papar Samsir saat membuka Pra Musrenbang Rencana Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Banten Tahun 2020, di Hotel Yasmin Karawaci, Jalan Raya Binong Nomor 8, Curug, Tangerang.

Adapun prioritas pembangunan pada rancangan kerja daerah tahun 2020 yaitu, Penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, Pemanfaatan sumberdaya alam untuk pemanfaatan ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan agro bisnis, Peningkatan nilai tambah ekonomi pada sektor pariwisata, pertanian, kelautan, perikanan dan perkebunan, Pembangunan infrastruktur, Peningkatan akses dan kualitas pendidikan menengah dan khusus, peningkatan layanan kesehatan rujukan, kesehatan masyarakat dan kesehatan lingkungan, Peningkatan kualitas lingkungan hidup dan pengendalian pemanfaatan ruang dan Penguatan reformasi birokrasi 

Berkaitan dengan peningkatan kualitas pembangunan daerah perlu dilakukan langkah-langkah inovasi yang dapat memberikan dampak signifikan terhadap pencapaian pembangunan di Provinsi Banten.

“Sejalan dengan hal tersebut, Provinsi Banten dituntut untuk dapat mengusulkan program dan kegiatan yang tepat, yang secara subtansi dapat mempertimbangkan pencapaian target indikator sasaran program, target sasaran perangkat daerah dan sasaran pembangunan daerah yang telah di targetkan dalam RJPMD Provinsi Banten tahun 2017-2022,” jelasnya.

Samsir juga menginformasikan pelaksanaan pembahasan terhadap program kegiatan pagu indikatif, indikator dan target kinerja pada pra Musrenbang tahun ini dilaksanakan dengan mengunakan aplikasi simral, yang artinya hanya program dan kegiatan yang telah diinput pada aplikasi yang dapat dibahas dan disepakati pada pra Musrenbang. 

Sementara, perencanaan pembangunan daerah sebagai bagian yang integral dari perencanaan pembangunan nasional untuk itu dilakukan penyelarasan program dan kegiatan ditingkat kab/kota dan provinsi terhadap sasaran prioritas pembangunan nasional.

“Untuk kepentingan tersebut kepada pemerintah kabupaten/kota dan provinsi diharapkan menyampaikan arah kebijakan pembangunan tahun 2020 serta usulan program kegiatan yang merupakan kewenangan provinsi yang menjadi hasil Musrenbang kabupaten/kota,” imbuh Samsir. (PUT)