Banten

Pemkab Tangerang dan MNC Siap Bangun Huntara

Administrator | Selasa, 12 Februari 2019

Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar saat menerima perwakilan MNC Peduli terkait pembangunan Huntara di Pandeglang.

TIGARAKSA - Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar siap merealisasikan keinginan Bupati Pandeglang untuk membangun Huntara (Hunian Sementara) bagi masyarakat yang terdampak bencana Tsunami selat Sunda beberapa waktu lalu. 

Bupati Zaki mengatkan bahwa Pemkab Tangerang menggandeng MNC peduli untuk menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak musibah Tsunami. Jumlah dana yang dihimpun mencapai 1.5 M pada saat malam puncak HUT Kabupaten Tangerang (malam amal) telah dilakukan simbolis penyerahan dana dari Pemkab Tangerang kepada MNC peduli.

"Kami akan segera merealisasikan tahapan pembangunan dari uang yang terkumpul tersebut seperti Huntara, MCK Komunal, bantuan perahu bagi nelayan, dan bantuan lainnya," kata Zaki saat di temui di ruang kerjanya bersama pihak MNC, Senin. (11/2/2019).

Menurut Zaki, pembangunan Huntara, MCK Komunal, dan Perahu bagi nelayan tersebut merupakan permintaan dan usulan dari Bupati Pandeglang langsung ketika dirinya menyerahkan bantuan beras dan kebutuhan pokok beberapa waku lalu di Pendopo Pandeglang. Bantuan tersebut nanti akan segera direalisasikan dengan cepat. Karena Pemkab Tangerang menyerahkan bantuan dana 1.5 miliar tidak langsung ke pemerintah, melainkan melalui MNC Peduli. 

Pihak MNC Peduli Tengku Havid selaku Head Of CSR MNC Peduli mengatakan, pihaknya siap mengakomodir seluruh keinginan dan harapan dari Pemkab Tangerang dan Pandeglang untuk segera mungkin membangun Huntara, MCK Komunal dan pemberian Perahu bagi nelayan. MNC juga siap berkomunikasi lebih intens dengan Pemkab Pandeglang terkait apa saja yang diperlukan.

"Kami akan segera realisasikan apa yang jadi keinginan dari Pemkab Tangerang dan Pandeglang. Tetapi mungkin untuk pembangunan Huntara dan MCK kumunal perlu proses dan tahapan seperti penetuan lokasi dan sebagainnya. Untuk pemberian perahu bagi nelayan saya rasa itu bisa lebih cepat terealisasi karena tidak perlu izin lokasi dan penentuan lokasi," tandasnya. (EPS)