Politik

Panwaslu Belum Ajukan Anggaran Pengawasan

Administrator | Rabu, 08 November 2017

TIGARAKSA - Meski Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tangerang telah melaksanakan kegiatan beberapa bulan terakhir, namun lembaga tersebut belum mengajukan anggaran ke pemerintah daerah. Padahal sesuai tahapan, seharusnya lembaga ini sudah menerima dana hibah senilai Rp 5 Miliar dari total anggaran Rp 20 Miliar.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dana Hibah pada Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tangerang Anwar mengungkapkan, Panwaslu Kabupaten Tangerang telah dialokasikan anggaran sebesar Rp 20 Miliar untuk pengawasan Pilkada 2018. Tahap pertama dana tersebut seharusnya sudah dicairkan pada triwulan akhir 2017 ini. Namun hingga kini Panwaslu belum mengajukan pencairan anggaran kepada Kesbangpol.

"Kegiatannya sudah jalan, tapi anggarannya belum diajukan sampai sekarang. Mungkin mereka (Panwaslu-red) punya dana talangan," ujar Anwar kepada jurnaltangerang.co.

Menurut Anwar, meskipun punya modal untuk dana talangan, pihaknya tidak yakin uang kegiatan senilai Rp 5 Miliar bisa ditalangi dari dana perorangan. Meski demikian, ia hanya bisa menunggu usulan dari ketua dan bendahara panwaslu Kabupaten Tangerang.

"Mestinya jika tahap awal sudah dicairkan, kini tinggal evaluasi dan pengajuan tahap ke dua senilai Rp 15 Miliar. Tapi yang tejadi di sini malah berbeda, tahap awal saja belum diambil," paparnya.

Untuk diketahui anggaran Panwaslu Kabupaten Tangerang sebesar Rp 20 Miliar itu akan dialokasikan untuk honorer anggota panwaslu kabupaten, anggota panwascam, anggota ppl hingga honor PTPS. Selain itu anggaran sebesar Rp 20 Miliar ini juga akan dialokasikan untuk bimtek, transportasi kunjungan anggota panwaslu dan anggaran untuk pengawasan selama musim pilkada berlangsung. (PUT)