Banten

Musda Golkar Kabupaten Tangerang Digelar Pekan Depan

Administrator | Jumat, 14 Agustus 2020

TIGARAKSA, (JT) - Partai Golkar Kabupaten Tangerang membutuhkan sosok pemimpin yang loyal dan bisa membesarkan partai. Jabatan ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tangerang kosong beberapa bulan, setelah ditinggalkan Ahmed Zaki Iskandar yang kini memimpin DPD Golkar DKI Jakarta.  

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Tangerang M. Amud memastikan, musyawarah daerah (Musda) Partai Golkar bakal digelar pada akhir pekan depan. Panitia akan membuka pendaftaran bakal calon ketua DPD untuk dipilih sebagai ketua.

"Insyaallah musda akan digelar tanggal 22 Agustus 2020 mendatang. Soal tempat nanti kita sampaikan melalui undangan," ujar M. Amud kepada jurnaltangerang.co.

Dihubungi terpisah, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tangerang Wahyu Nugraha mengungkapkan, penyelenggaraan musda merupakan langkah demokrasi yang harus ditempuh partai politik. Pelaksanaan Musda ini sebagai ajang silaturahmi sekaligus menentukan pemimpin yang kredibel sesuai kebutuhan parpol.

Menurut Wahyu, selama dipimpin Ahmed Zaki Isknadar, selaku ketua DPD, Partai Golkar Kabupaten Tangerang berjalan kondusif dan mampu mengantarkan kadernya menjadi Bupati Tangerang dua periode. Setelah ditingkalkan Zaki Iskandar, pemimpin yang baru juga harus mampu menjalankan program-program yang sudah disusun DPD Golkar.

"Saya berharap hasil Musda nanti mampu memilih pemimpin yang benar-benar loyal dan bisa membesarkan partai golkar di Kabupaten Tangerang. Paling tidak bisa mempertahankan apa yang sudah dicapai sebelumnya," terang anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Tangerang ini.

Wahyu menegaskan, siapapun yang terpilih menjadi ketua DPD Partai Golkar pada musda mendatang, tentu harus mampu merangkul semua kader partai. Tentu ketua mendatang juga harus mampui menyusun struktur yang mumpuni agar Partai Golkar kedepan lebih besar lagi.

"Ada dua agenda penting kedepan yakni pilkada Kabupaten Tangerang dan menghadapi pemilu 2024. Partai Golkar harus kembali menjadi pemenang. Disini dibutuhkan pemimpin yang bisa membuat partai menjadi pemenang," tegasnya. (PUT)