Politik

KPU Serahkan 2 Juta Alat Peraga Kampaye Kepada Paslon

Administrator | Rabu, 21 Maret 2018

TIGARAKSA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang menyerahkan sebanyak 2 juta alat peraga kampanye Pilkada 2018 kepada pasangan calon, Selasa (20/3/2018). Selain itu KPU juga memasang 1.128 spanduk dan umbul-umbul yang tersebar di 274 desa dan kelurahan.

Ketua Pokja Kampanye pada KPU Kabupaten Tangerang Ahmad Subagja mengatakan, sesuai UU pemilu, kebutuhan alat peraga kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati ditanggung oleh KPU. Meski hanya satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, untk memberikan rasa keadilan kepada pasangan calon, pihaknya telah mencetak sebanyak 2 juta alat peraga kampanye yang terdiri dari poster, famplet, leaflat, brosur dan lainya.

"Sebanyak 2 juta lembar alat peraga kampanye itu kami serahkan kepada pasangan calon sebagai alat kampanye," ujar Oha, panggilan akrab Ahmad Subagja kepada juraltangerang.co.

Selain itu menurut Oha, pihaknya juga mencetak sebanyak 1.128 sepanduk dan umbul-umbul yang dipasang langsung oleh KPU. Sepanduk disebar di 274 desa dan kelurahan masing-masing dua buah dan umbul-umbul disebar di 29 kecamatan masing-masing 20 buah.

Selain itu, KPU juga menyiapkan sarana sosialisasi Pilkada 2018 berupa bilboar 11 buah yang tersebar di Balaraja, Cikupa, Kelapa Dua, Kronjo, Teluknaga dan wilayah lainya. Tak hanya itu, KPU juga memasang 5 buah baliho di titik-titik strategis.

"Alat peraga kampanye selain yang diberikan KPU, pasangan calon juga berhak mencetak maksimal 150 persen dari jumlah yang dicetak KPU. Misalnya spanduk 2 buah per desa dan keluarahan, pasangan calon bisa memasang lebih yakni 3 perdesa dan keluarahan. Demikian juga dengan umbul-umbul dan alat peraga lainnya," terang Oha.

Sekretaris KPU Kabupaten Tangerang Willy Patria menuturkan, untuk pencetakan alat peraga kampanye dan alat sosialisai Pilkada 2018 ini KPU mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,2 miliar. Karena sesuai aturan harus dilelang secara elektronik, maka anggaran tersebut terserap sebesar Rp 800 juta untuk kelengkapan alat peraga kapanye dan alat sosialisasi.

"Kita lelang secara transparan. Dari 1,2 Miliar yang dianggarkan, pagu terpakai sebesar Rp 800 juta," tukasnya. (PUT)