Komunitas

Kode Etik Pedoman Jurnalis, Pidana Incar Wartawan

Administrator | Minggu, 15 April 2018

SERANG - Profesionalisme wartawan dipertaruhkan. Ancamam terhadap wartawan saat ini masih mengincar. Sebab itu, wartawan harus berpatokan teguh terhadap UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. 

Hal dikatakan oleh Ilham Bintang, Ketua Dewan kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pusat, saat menjadi narasumber Fokus  Grup Discussion (FGD) yang digelar PWI Banten di hotel Horison Ultima Ratu, Jumat (13/4/2018).

"Wartawan bekerja mentaati kode etik saja bisa dipenjara. Apalagi tidak taat kode etik, "ujar Ilham Bintang.

Dia berharap, jurnalis harus melakukan cek n ricek terhadap apa yang akan ditulis dan disebarkan melalui karya jurnalistiknya. "Kalau mau aman kita bermain dalam kode etik saja. Saya yakin, kita akan aman dalam bekerja," aku Bintang.

Sementara itu, Agus Sudibyo, Ketua Jaringan Masyarakat Anti Hoax Indonesia (JAWARAH) mengatakan, insan pers tidak menjadikan Hoax sumber berita, dan juga menjadikan hoax sebagai referensi berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. 

"Jurnalis jangan jadi follower hoax. Dengan kita ikut menyebarkan hoax, menjadi sumber berita," katanya.(EPS)