Banten

Kemenag DKI Mengutuk Tindak Kekerasan di Madrasah

Administrator | Kamis, 07 November 2019

CIPUTAT, (JT) - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi DKI Jakarta, mengutuk segala tindakan kekerasan yang terjadi di Madrasah. Pihaknya, baru akan meminta klarifikasi Madrasah Pembangunan Ciputat Tangerang Selatan, terkait dugaan kasus kekerasan yang dialami siswa Madrasah oleh alumninya.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta, Nur Fawaiduddin belum bisa banyak memberikan keterangan, terkait dugaan kekerasan yang terjadi di Madrasah Pembangunan.

Sebelumnya diberitakan, sembilan siswa MTS di Tangerang Selatan, diduga menjadi korban perundungan alumni. Para orang tua korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Ciputat.

“Sebenarnya saya baru tahu dari media tadi siang, kemudian saya langsung mengirim surat kepada pihak Madrasah meminta klarifikasi kejadian sebenarnya,” terang Nur Fawaiduddin, saat dikonfirmasi.

Pihaknya mengaku sangat mengutuk dan menyayangkan akan aksi perundungan yang terjadi di lembaga pendidikan.

“Jangankan kekerasan terhadap anak, kekerasan apapun bukan hanya itu, tentu kami mengutuk. Tapi kami harus klarifikasi dulu,” ucap dia.

Dalam surat panggilan klarifikasi yang dilayangkan Kementerian Agama Kanwil DKI Jakarta, pihaknya akan memintai keterangan dari pihak Kepala Madrasah.

“Sudah kami surati, kami panggil untuk meminta klarifikasi dari pihak Madrasah. Keterangan dari Kepala Madrasah,” terang Nur Fawaiduddin. (HAN)