Banten

Gubernur Minta BGD Lebih Eksis Bangun Banten

Administrator | Jumat, 15 Maret 2019

Pj Sekda Banten Ino S Rawita menyampaikan amanat Gubernur Banten saat Seminar Peningkatan Kapasitas dan Revitalisasi BUMD.

SERANG - Pj Sekda Banten Ino S Rawita menyampaikan amanat Gubernur Banten Wahidin Halim agar PT Banten Global Development (BGD) dapat lebih eksis lagi berperan dalam pembangunan di Provinsi Banten. BGD harus mampu menghasilkan pendapatan bagi daerah agar program pembangunan dapat dilakukan lebih luas dan menyeluruh. 

Hal itu disampaikan Pj Sekda saat membuka Seminar Peningkatan Kapasitas dan Revitalisasi BUMD Dalam Rangka Meningkatkan Kontribusi Perusahaan terhadap Pendapatan Daerah. Acara ini menghadirkan pembicara Hadrian Sjah Razad (PT. SUCOFINDO) dengan materi bahasan Model Bisnis Perusahaan Holding BUMD, Agus Nizar Vidiansyah (PT. KRAKATAU TIRTA INDUSTRI) dengan materi bahasan Sinergi BUMN dan BUMD, Aris Ahmad Risadi (Tenaga Ahli Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi) dengan materi bahasan Sinergi BUMD dan BUMDESA dalam Meningkatkan Potensi Daerah, bertempat di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Rabu (13/3/2019).

Ino S Rawita mengatakan, saat ini BGD mulai bersuara ingin membangun seperti BUMD yang lainnya. "Melalui seminar ini dengan narasumber dari berbagai pihak, pak Gubernur ingin BGD harus lebih eksis lagi," tutur Pj Sekda.

Oleh karena itu, lanjutnya, dengan berbagai masukan dari narasumber seminar ini diharapkan akan menghasilkan berbagai keputusan baik dalam rangka merevitalisasi organisasi atau ada masukan pengelolaan usaha dan lain sebagainya. Pj Sekda mengatakan, sejak tahun 2017, PT BGD menyatakan siap untuk tumbuh dan maju dari kondisi yang sebelumnya. Meskipun hal ini tidak mudah dilakukan, namun perbaikan citra dan peran BGD sebagai BUMD milik Provinsi Banten harus tetap terwujud. 

"Ini sebuah solusi dalam rangka kita memperbaiki citra, bagaimana agar Banten memiliki BUMD yang cukup mapan, dihargai dan dibanggakan oleh masyarakatnya," jelasnya.

Menurut Pj Sekda, Gubernur mengharapkan agar seminar ini dapat menghasilkan masukan-masukan dalam rangka melanjutkan kiprah BGD agar sesuai dengan cita-cita berdirinya BGD.

"Serta agar BGD menjadi penambah modal APBD Provinsi Banten serta anak perusahaan lainnya," imbuhnya. 

Semetara itu, Komisaris Utama PT. BGD (Banten Global Development) Ayip Muflich melaporkan, pembentukan BGD bertujuan antara lain menyelenggarakan usaha dan menyediakan pemanfaatan usaha secara umum berupa menyediakan barang dan jasa yang bermutu tinggi terjangkau oleh masyarakat, Memupuk keuntungan yang wajar guna meningkatkan nilai usaha, Peningkatan pendapatan asli daerah dan meningkatkan permodalan, serta Memberikan kesempatan kepada pihak ketiga untuk menanamkan modalnya.

Menurutnya, dalam rangka memperbaiki majemen PT. BGD saat ini untuk menumbuhkan terobosan-terobosan yang dapat merevitalisasi dan memperkuat untuk kedepannya, maka satu diantaranya melalui seminar yang dilakukan saat ini, untuk memperoleh masukan-masukan dari para pakar yang ada. 

"Dan upaya ini sebagai tindak lanjut dari arahan Gubernur Banten dalam rangka mengkaji ulang arah kebijakan BGD kedepan yang lebih disesuaikan dengan kemajuan perkembangan segala bidang baik skala daerah maupun nasional termasuk kemajuan di bidang teknologi informasi, regulasi dan sumber daya manusia," tutur Ayip.

Hadir dalam seminar tersebut Para Pimpinan Perusahaan BUMN dan BUMD, Para Pimpinan Bank, Direktur Utama Jamkrida, Para Rektor Perguruan Tinggi, Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Banten. (PUT)