Politik

Dwi Jatmiko Siap Jadi Nomor 2 di Tangerang

Administrator | Minggu, 17 September 2017

CURUG - Bakal calon bupati/wakil bupati Tangerang Dwi Jatmiko menyatakan siap menjadi orang nomor dua di Kabupaten Tangerang. Tokoh buruh ini berprinsip, untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat Tangerang tidak selamanya harus menjadi orang nomor satu.

Demikian dikatakan Dwi Jatmiko yang akrab dipanggila DJ ini melalui siaran persnya yang diterima jurnaltangerang.co. Menurut DJ, untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang sesuai visi 3T yakni Terbina, Terlindungi dan Tersejahterakan melalui peningkatan perekonomian dan kualitas sumber daya manusia. Calon pemimpin tidak harus menjadi Tangerang 1 (T1). Parameter memimpin target utamanya adalah terwujudnya masyarakat Kabupaten Tangerang yang terbina, terlindungi dan tersejahterakan. Meskipun menjadi wakil bupati, bagi DJ tak masalah.

"Kalau tak bisa nomor 1 ya jadi nomor 2. Kalau misalnya jadi nomor 2 tidak bisa, ya jadi nomor 1 lah," ungkapnya diplomatis.

Disinggung soal adanya rekomendasi dari sejumlah partai politik yang mengusung nama-nama seperti Iskandar Mirsyad, Sri Panggung Lestari dan Madromli sebagai calon wakil bupati mendampingi incumbent, menurut DJ itu bukan rekomendasi tapi baru tahap proses usulan. Sebab rekomendasi dikeluarkan oleh DPP Partai Politik, bukan dikeluarkan di tingkat daerah.

DPD atau DPW partai masih mengusulkan nama-nama tersebut ke DPP. Proses usulan ini masih cukup panjang. Baru Desember 2017 akan diketahui siapa nama-nama yang akan direstui dan disetujui oleh DPP partai politik.

"Rekomendasi adalah sebuah keputusan besar menyetujui nama-nama yang telah diusulkan DPC, DPD maupun DPW menjadi kepala daerah dan wakil kepala daerah. Rekomendasi itu yang menandatangani ketua dewan pimpinan pusat partai politik yang berkedudukan di Jakarta," bebernya.

DJ menambahkan, pihaknya saat ini sedang menjalin komunikasi dengan DPP beberapa partai politik. DJ optimis, mau diputuskan menjadi nomor 1 atau nomor 2 juga siap. Namun ia memberi masukan kepada para pimpinan partai politik, jika mengusulkan nama seseorang, hendaknya ukurannya adalah elektabilitas bukan faktor lain. Karena elektabilitas bisa dipertanggungjawabkan dari sisi obyektifitas dan kemampuannya dari sisi leadership tidak perlu diperdebatkan lagi. Saat ini DJ menurut salah satu petinggi parpol, elektabilitasnya tertinggi kedua setelah Zaki Iskandar. (rls/PUT)