Banten

Dispenda Targetkan 315 Miliar PAD dari Sektor PBB

Administrator | Jumat, 13 April 2018

TIGARAKSA - Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Tangerang menargetkan pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan sebesar Rp 315 miliar di APBD murni. Hingga awal pekan ini, Dispemda sudah mengumpulkan sebanyak Rp 42 miliar atau sekitar 14 persen.

Kepala Bidang Pendapatan pada Dispenda Kabupaten Tangerang Dwi Chandra mengungkapkan, dari tahun ke tahun target pendapatan sektor PBB mengalami peningkatan. Tahun 2017 lalu, target pendapatan dari sektor PBB sebesar Rp 420 miliar hingga APBD perubahan. 

"Alhamdulillah untuk capaian pendapatan PAD dari sektor PBB kita selalu di atas rata-rata," ungkap Dwi Chandra.

Menurut Dwi, capaian pemasukan sektor PBB ini tahun sebelumnya masuk pada akhir tahun lantaran masa akhir pembayaran PBB ditarget pada semester ke empat. Untuk tahun ini, capaian PAD sektor PBB ditargetkan pada akhir semester dua sudah tercapai. Karena masa jatuh tempo pembayaran PBB hingga 3 Juli 2018.

"Saya berharap masyarakat akan melunasi PBB sebelum masa jatuh tempo," tuturnya.

Bagi masyarakat yang tidak melunasi PBB hingga batas waktu yang ditentukan maka akan dikenakan denda 2 persen pada tahun berjalan. Denda itu akan diakumulatif pada tahunt-tahun berkutinya. Maksimal denda dikenakan hingga 48 persen dari jumlah pembayaran PBB.

"Denda pembayaran PBB akan terus berjalan setiap tahun sebesar 2 persen. Besaran denda maksimal 48 persen untuk satu objek pajak. Saya berharap masyarakat tidak telat membayar PBB agar tidak dikenakan denda," tukasnya. (PUT)