Banten

Dishub Usulkan Biaya Uji KIR Naik 600 Persen

Administrator | Sabtu, 23 September 2017

BALARAJA - Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari restribusi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang usulkan kenaikan tarif uji kir kendaraan.

Kepala UPT PKB Dishub Kabupaten Tangerang Topik mengungkapkan, pihaknya sebelum melakukan usulan kenaikan tersebut. Setiap hari pihaknya mengkaji agar dapat menaikkan PAD. Sebab Kabupaten Tangerang yang disebut kota seribu industri berdampak signifikan bagi PAD dari retribusi PKB.

"Dengan minimnya PAD retribusi PKB, kami mengusulkan kenaikan tarif retribusi PKB," jelas Topik kepada jurnaltangerang.co, kemaren.

Topik sangat menyayangkan jika wilayah sebesar ini di Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang masih terkecil dari retribusi PKB. Untuk itu usulan kenaikan restribusi kali ini agar dapat terealisasi.

“Untuk saat ini biaya Rp. 61 ribu saja untuk per unit kendaran dalam uji pertama dan nantinya dalam usulan kami akan naik sebesar Rp. 300 ribu,” ujarnya.

Sementara itu, kenaikan sebesar 600 persen tersebut bukan semata-mata hanya untuk meningkatkan PAD saja. Namun Dishub juga akan lebih meningkatkan lagi fasilitas pelayanan.

“Kami akan terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas alat uji agar pemilik kendaraan yang melakukan uji kir dapat merasakan kenyamanan dalam proses pelayanan," paparnya.

Dalam Perbup Nomor 1 Tahun 2016, Tentang retribusi daerah dan Perda Nomor 04 Tahun 2011, tentang retribusi jasa umum yang saat ini diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Topik meminta, Pemkab segera mengkaji usulan perubahan ini.

“Semoga usulan ini disetujui oleh Bupati, agar ada penyesuaian tarif pada perubahan Perda, diharapkan PAD Kabupaten Tangerang bisa meningkat,” harap Topik.

Selain itu, lanjut Topik, untuk biaya numpang uji masuk, usulan numpang wajib uji keluar, dan usulan mutasi keluar daerah tidak ada biaya retribusinya. Dalam Perda yang baru, kami usulkan penambahan biaya tarif mutasi dan numpang wajib uji keluar dan masuk. (IRB)