HUKRIM

Dirlantas Banten Kembangkan Sistem Informasi Laka Lantas

Administrator | Jumat, 28 September 2018

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Banten Kombes Pol Tri Juliyanto Djatiutomo,

SERANG - Guna mewujudkan keselamatan di jalan raya, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Banten terus mempersiapkan diri dengan memperkuat sistem informasi kecelakaan melalui Integrated Road Safety Management System (IRSMS). Penerapan sistem ini memang tidak mudah, tapi harus diterapkan.

Demikian diungkapkan Kombes Pol Tri Juliyanto Djatiutomo, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Banten dalam sambutannya, pada kegiatan syukuran peringatan hari lalu lintas bhayangkara ke 63 Tahun 2018, di Aula Gedung Serbaguna Mapolda Banten, Jum'at (28/09/2018).

"Bagaimana kita men "zero" kan angka kecelakaan, karna ini adalah sesuatu yang tidak mudah, namun harus. Kita akan targetkan hingga 50 persen angka kecelakaan lalu lintas di Banten, itu target kita. Tapi ini juga polisi dalam hal ini tidak bisa bekerja sendiri, harus di dukung dengan stakeholder dan intansi lainnya juga, hingga pekerjaan kita akan lebih maksimal melakukan progran program keselamatan," katanya.

Ada banyak program-program guna mewujudkan itu, tapi, lanjut Tri, intinya ada tindakan tindakan perfentif dan penegakan hukum. Itu juga bagian dari program keselamatan dan juga yang sedang dipebanyak lagi kegiatan-kegiatan bagaimana memberi sosialisi ke masayarakat tentang tertib lalu lintas dan ini sangat penting.

Saat ini Lalu Lintas Polda Banten menempati peringkat kedua secara nasional. Tingkat kecelakaan yang ada di Banten ini lumayan tinggi sekitar satu atau dua orang setiap harinya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi. Jika dibilang tinggi sekali juga tidak tapi bila dilihat juga tinggi.

"Alhamdulillah tahun 2016 bisa turun dan 2017 juga turun. Namun dari tingkat penurunan tersebut dirasa masih kurang karna harusnya bisa nenurunkan angka kecelakaan itu hingga 50 persen dan ini juga kita selalu berupaya agar kecelakaan ini bisa di buat Zero korbannya. Ini suatu hal yang perlu kita lakukan langkah langkah yang lebih maksimal lagi kedepannya." jelasnya.

Polda Banten juga saat ini tengah menjalanan program transfortasi sehat merakyat. Juga salah satu dari program nasional yang diharapkan masyarakat yang belum cukup umur bisa bersepeda.

"Kita pihak kepolisian telah mengajak masayarakat dan intansi terkait menggelorakan agar masayarakat yang belum cukup umur bisa berspeda. Tapi kenyataannya kita lihat banyak dijalan yang menggunakan sepeda motor padahal bisa dialihkan ke sepeda. Selain juga mencegah polusi, juga bisa mencegah kemacetan," terangnya.

Wakapolda Banten Kombes Pol. Tomex Kurniawan menuturkan, di era digital dan perkembangan yang begitu pesat program prioritas Kapolri dalam membangun Polri yang profesional, modern, terpercaya (Promoter) dibidang lalu lintas dengan membangun program road safety zero accident, smart SIM, dan LAKA online.

"Hal ini dilakukan untuk memudahkan Polri dalam mendata jumlah Laka dan melakukan analisa dalam membuat pola penanganan serta memudahkan bagi masyarakat dalam mencari informasi terkait kejadian Laka Lantas," pungkasnya. (PAI)