Banten

Dewan Tengah Bahas Revisi Perda Bangunan

Administrator | Kamis, 05 Oktober 2017

TIGARAKSA - Sebanyak sembilan pasal pada Peraturan Daerah (Perda) No 5 Tahun 2014 akan diperbaiki oleh panitia kusus (Pansus) 4 DPRD Kabupaten Tangerang. Pasal-pasal tersebut dinilai banyak yang sudah tidak sesuai dengan kondisi saat ini Kabupaten Tangerang.

Anggota Pansus 4 DPRD Kabupaten Tangerang Razes Pasa Asmiranda didampingi The Peng Liang mengungkapkan, setidaknya ada 9 pasal dan beberapa ayat yang mengalami perubahan dalam perda tersebut. Pansus 4 DPRD Kabupaten Tangerang kini tengah membahas secara intes rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang revisi raperda No 5 Tahun 2014 tentang Bangunan dan Non Bangunan.

Dalam perda sebelumnya menurut Razes, banyak kalimat dalam ayat dan pasal yang multitafsir. Sehingga dapat menimbulkan dampak negatif terhadap pertumbuhan pembangunan di Kabupaten Tangerang. "Dalam perda bangunan memang banyak kalimat yang multitafsir. Maka melalui pembahasan raperda ini, kita akan melakukan penyempurnaan-penyempurnaan," ujar Razes.

Selain itu, ada beberapa pasal yang mengatur secara tegas sanksi bagi para pemilik bangunan yang tidak mematuhi aturan yang ada. Misalnya ada bangunan yang tidak memiliki IMB, maka akan ada sanksi khsusu jika tidak melakukan pengurusan IMB segera.

Ia menambahkan, dalam pasal tertentu juga ada aturan yang mengatur batas waktu kepngurusan IMB, dari sebelumnya 1 bulan menjadi 14 hari kerja. Demikian juga dengan aturan-aturan lainya yang dilakukan penyempurnaan.

"Dengan revisi perda No 15 Tahun 2014 ini diharapkan kedepan tidak ada lagi bangunan-bangunan gedung yang tidak sesuai dengan RTRW dan RDTR," tegas politisi PPP ini. (PUT)