Olahraga

Chelsea Imbang, Leicester Tumbang

Administrator | Senin, 13 Februari 2017

Premier League

Chelsea terpaksa puas meraih satu poin di Turf Moor setelah Burnley mengunci hasil imbang 1-1, Minggu (12/2). Kendati bermain imbang, The Blues masih bertengger di puncak dan kini unggul sepuluh poin atas Tottenham hotspur.

Hanya butuh tujuh menit bagi Chelsea untuk membuka keunggulan. Calon kuat juara Liga Primer ini melancarkan serangan balik cepat yang berujung pada Moses. Wing-back Nigeria itu berlari hingga depan kotak penalti, lalu memberikan bola pada Pedro. Eks bintang Barcelona itu memperdaya bek Burnley, lalu mengirim bola ke sudut gawang Tom Heaton.

Dominasi Chelsea berlanjut, tapi bukan berarti Burnley tanpa perlawanan. Klub asuhan Sean Dyche itu nyaris menjebol gawang Thibaut Courtois lewat aksi Ashley Barnes. Gelandang berusia 27 tahun itu mengirim sepakan lengkung dari jarak jauh, tapi bola masih melebar di samping gawang. Kerja keras Burnley baru membuahkan hasil pada menit ke-27. Tuan rumah mendapat kesempatan setelah Joey Barton dilanggar di luar kotak penalti. Dari jarak sekitar 20 meter, Rob Brady dipercaya untuk menjadi algojo. Bintang kelahiran Dublin itu mengambil ancang-ancang, lalu melepas sepakan keras yang gagal dihalau oleh Courtois. 

Pertandingan krusial untuk bertahan di kasta tertinggi sepakbola Inggris ini berjalan dengan sangat menarik dengan Swansea City dan Leicester City berupaya keras meraih hasil maksimal.

The Swans yang bertindak sebagai tuan rumah memegang kendali permainan di Liberty Stadium, sementara Leicester dipaksa lebih banyak bertahan dan mengincar serangan balik yang sebenarnya beberapa kali membuat pertahanan lawan kerepotan.

Setelah setengah jam, Swansea secara perlahan semakin memperlihatkan ancaman di gawang tim tamu, kiper Kasper Schmeichel melakukan penyelamatan pertama pada menit ke-34 setelah tembakan voli Routledge mengarah ke pojok bawah gawang yang dikawalnya.

Kerja keras tuan rumah akhirnya terbayar beberapa menit kemudian, Alfie Mawson menyambar umpan Federico Fernandez di dalam kotak penalti dengan tembakan voli keras yang membuat Schmeichel tidak berdaya.

Alih-alih menyamakan skor, The Foxes justruk kembali kemasukan pada menit injury time sehingga tertinggal 2-0, gol tersebut dicetak oleh Martin Olsson yang mendapat umpan cerdik dari Gylfi Sigurdsson sehingga ia berhadapan satu lawan satu dengan kiper.

Pada paruh kedua, Claudio Ranieri melakukan perubahan dengan memasukkan Islam Slimani dan Benjamin Chilwell. Keputusan itu berakibat positif dengan performa anak asuhnya meningkat drastis.

Kiper Lukasz Fabianski dipaksa melakukan penyelamatan gemilang dalam menghadang sontekan Slimani dalam situasi satu lawan satu setelah penyerang asal Aljazair itu mendapat umpan dari rekan senegaranya, Mahrez.

Striker andalan Foxes, Vardy, juga mendapatkan kesempatan bagus setelah mendapat sodoran dari Slimani, tetapi dia menyiakannya dengan melepas ttembakan yang sangat tidak akurat.

Swansea dengan kedisiplinan tinggi mampu mempertahankan keunggulan dua gol hingga pertandingan usai untuk memaksa Leicester menyerah dengan skor 2-0.