Banten

Buruh PT Stanley Indonesia Ngadu ke Dewan

Administrator | Rabu, 20 Desember 2017

TIGARAKSA - Puluhan buruh PT Stanley Indonesia, yang berlokasi di Kawasan Industri Millenium, Cikupa ngadu ke DPRD Kabupaten Tangernag, Rabu (20/12/2017). Para buruh ini menilai perusahan terlah melanggar aturan ketenagakerjaan.

Salah satu buruh PT Stanley Indonesia Doni mengatakan, kedatangan para buruh PT Stanley Indonesia ini ke dewan, lantaran aksi yang digelar di perusahaan sebelumnya tidak ditanggapi. Para buruh menuntut agar perusahaan memberlakukan aturan ketenagakerjaan terutama Peraturan Menteri Tenaga Kerja No 36 Tahun 2016 yang telah dilanggar.

Pihak perusahaan saat ini masih mempekekerjakan ratusan orang dengan status magang. Sementara mereka para karyawan magang ini menjalani jam lembur dan terkena shift atau kerja dimalam hari.

"Dalam Permenaker 36 Tahun 2016 dijelaskan secara gamblang jika tenaga magang tidak di shift dan tidak ada jam lembur. Ini jelas telah dilanggar agar perusahaan membayar upah murah," ujar Doni yang juga pengurus PK Kikes KSBSI PT Stanley Indonesia.

Menurut Doni, kedatangan para buruh ini ke dewan degan harapan para aggota legislatif memperhatikan nasib para buruh. Selain itu anggota legislatif juga harus memberikan sanksi tegas terhadap perusahaan yang telah melanggar aturan.

"Infrmasi yang kami himpun, dari 400 lebih tenaga magang yang ada, hanya dilaporkan sekitar 120 orang saja ke Disaker. Ini jelas tidak sinkron," terang Doni.

Sementara kedatangan para buruh ini diterima oleh staf koimisi 2 DPRD Kabupaten Tangerang mengingat para anggota dewan masih ada kegiatan lain. Hasil pertemuan ini akan disampaikan kepada anggota dewan untuk ditindaklanjuti. (PUT)