Banten

BPOM Tangerang Temukan Jajanan Anak Sekolah Berformalin

Administrator | Selasa, 03 Desember 2019

PANONGAN, (JT) - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kabupaten Tangerang kembali melakukan pengawasan obat dan makanan, Senin (2/12/2019). Kali ini BPOM menemukan jajanan sekolah yang mengandung bahan berbahaya dan puluhan produk tanpa izin edar.

Kepala BPOM Kabupaten Tangerang Widya Safitri mengungkapkan, pihaknya melakukan intensifikasi pengawasan pangan di pasar tradisional dan sekolah-sekolah di wilayah Panongan. Hasilnya cukup mencengangkan,  dari pengawasan pangan jajanan anak sekolah (PJAS) di salah satu SD di wilayah kecamatan Panongan, ternyata ditemukan 15 jenis makanan yang mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan.

"Dari 19 jenis makanan jajanan anak sekolah, 15 diantaranya mengandung bahan berbahaya. Hasil Rapid Test Kit kami menemukan 4 bahan berbahaya yang sering disalahgunakan pada pangan yakni Boraks, Formalin, Rhodamin B, dan Methanyl," ujar Widya kepada jurnaltangerang.co.

Tak hanya itu, petugas BPOM Kabupaten Tangerang juga melakukan penyisiran terhadap produk-produk yang dijual di pasar tradisional di wilayah Panongan. Kali ini, BPOM Tangerang kembali menemukan sebanyak 23 Produk Tanpa Izin Edar (TIE). Produk tersebut ditaksir memiliki nilai ekonomi sebesar Rp 1,7 juta.

"Kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam membeli produk-produk tanpa izin edar tersebut. Karena dikhawatirkan mengandung bahan berbahaya," tukasnya. (PUT)