HUKRIM

Ancaman Bom Lewat SMS di PN Serang Ternata Dari Dalam Lapas

Administrator | Rabu, 26 September 2018

Kapolda Banten Brigjen Pol Teddy Minahasa Putra saat memberikan keterangan pers.

SERANG - Polda Banten berhasil mengamankan seorang pelaku berinitial (WA) tersangka teror bom melalui sms yang terjadi di Pengadilan Negeri Serang dan pengadilan Negeri Cilegon.

"Sebenarnya semalam sudah bisa kita deteksi apa dan siapa pelakunya. Tetapi karna waktunya malam dan pelaku ini adalah seorang tahanan sehingga tadi baru kita amankan," kata  Brigjen Pol Teddy Minahasa Putra, Kapolda Banten di kantor salah satu media cetak di Kota Serang, Rabu (26/09/2018).

Pelaku ini, kata Kapolda, merupakan tahanan kasus narkoba yang sedang dititipkan di lembaga pemasyarakatan Kota Cilegon.

"Jadi, kita harus melalui birokrasi dan pagi tadi baru kita amankan. Kini pelaku berada di Polres Cilegon diperiksa di sana." jelasnya.

Untuk motif dari tersangka sendiri lanjut Kapolda, berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka melakukan ancam bom tersebut lantaran sakit hati dengan petugas kejaksaan.

"Motifnya sakit hati pada petugas kejaksaan. Sekarang sedang kita proses, sementara yang bersangkutan kita kenakan undang-undang ITE dan Undang-Undang anti teror," ujarnya.

Terkait fasilitas HP yang dimiliki tersangka dalam lapas jelas kapolda, pihak Polda Banten masih mendalami hal tersebut ke pihak lapas.

"Saya akan kordinasi dan kita sedang dalami akan kita lakukan evaluasi terkait fasilitas HP yang di gunakan. Karna pelaku ini statusnya tahanan lapas, seharusnya kan ga boleh. Kita langsung akan tindak lanjuti dan langsung lakukan publis bahwa SOP di lapas itu seperti apa ?, itu harus menjadi pedoman nantinya, sehingga kedepan tidak terjadi lagi teror-teror seperti ini yang di gulirkan dari dalam tahanan," pungkasnya. (PAI)