HUKRIM

7 WNA Melawan Petugas Imigrasi Saat Akan Ditangkap

Administrator | Jumat, 12 Juli 2019

PAGEDANGAN - Sebanyak 7 dari 11 Warga Negara Asing (WNA) melakukan perlawanan saat akan ditangkap petugas Imigrasi Tangerang, Kamis (11/7/2019). Para WNA ini mencoba kabur lantaran tidak dilengkapi dokumen resmi.

Pantauan di lapangan, terjadi aksi kejar-kejaran antara sejumlah WNA asal Nigeria dengan petugas Imigrasi. Parahnya lagi, para WNA yang tinggal di Cluster Allogio, Perumahan Sumarecon Serpong ini sempat lari ke atap rumah dan melempari petugas dengan bahan material.

Puluhan petugas Imigrasi Tangerang yang tak kalah sigapnya, terus merangsak masuk dan menangkap satu persatu WNA tersebut. Bahkan ada dua WNA yang berhasil diringkus setelah pintu kamar mereka didobrak menggunakan linggis oleh petugas imigrasi.

Kepala Kantor Imigrasi Tangerang Herman Lukman mengungkapkan, pihaknya meminta para WNA ini untuk kooperatif kepada petugas untuk dilakukan pemeriksaan. Namun yang terjadi di lapangan, sejumlah WNA ini mencoba kabur dan melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

Sejak pagi, hingga sore kemarin, Kantor Imigrasi Tangerang berhasil meringkus belasan WNA yang tidak dilengkapi dengan berkas-berkas penunjang. Bahkan berapa WNA juga tidak memiliki paspor. Para WNA ilegal ini langsung diamankan di kantor Imigrasi Tangerang untuk menjalani proses lebih lanjut.

"Dari Apartemen belakang Polsek Serpong, kami menangkap 4 orang WNA yang tidak memiliki berkas-berkas pendukung," ungkap Herman Lukman kepada jurnaltangerang.co, saat menggelar razia di perumahan elit Sumarecon Serpong, Kelurahan Medang, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Herman mengungkapkan, setelah menyisir sejumlah apartemen di wilayah Serpong, pihaknya yang dibantu Satpol PP Kota Tangsel, Disdukcapol Kota Tangsel dan TNI, langsung bergerak ke Gading Serpong. Berdasarkan informasi dari warga, banyak terdapat WNA yang tinggal di Sumarecon Serpong ini.

“11 orang ini kita amankan dari 4 tempat berbeda, di kawasan permukiman di Apartemen di Serpong 4 WNA dan kawasan Allogio, Sumarecon Serpong 7 WNA,” ucapnya.

Herman menambahkan, jika hasil pemeriksaan para WNA ini tidak memiliki dokumen resmi, maka akan langsung dideportasi ke negara asal mereka. Tapi jika WNA ini tersangkut kasus lain, maka akan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk ditahan.

"Sebelumnya kami juga telah mengamankan 31 WNA dari sejumlah tempat di Kota Tangerang. 10 WNA terbukti tanpa dilengkapi dokumen kita tahan, dan yang lain kita pulangkan secara bertahap," tukasnya. (PUT)