Banten

11 Perusahaan Tawarkan Pengolahan Sampah di Kabupaten Tangerang

Administrator | Kamis, 11 Oktober 2018

Kepala DLHK Kabupaten Tangerang Syaifullah

TIGARAKSA - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang terus mencari cara untuk mengelola sampah. Hingga saat ini sudah ada 11 perusahaan yang menawarkan kerjasama dengan Pemkab Tangerang. 

Kepala Dinas Lingkunkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang Syaifullah mengungkapkan, jika dihitung dari jumlah penduduk Kabupaten Tangerang, total produksi sampah mencapai 1.700 ton perhari. Sementara kemampuan DLHK sendiri saat ini baru mencapai 900 ton perhari.

Tidak hanya soal pengangkutan saja, tapi bagaimana pengelolaan setelah berada di tempat pembuangan sementara (TPS) dan tempat pembuangan akhir (TPA). Saat ini Pemkab Tangerang baru memiliki lahan seluas 21 hektar di Jatiwaringin, Kecamatan Mauk untuk menampung sampah.

"Kami masih melakukan pengolahan sampah secara manual yakni melalu sanitary landfill," ujar Syaifullah kepada jurnaltangerang.co saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurutnya, dengan produksi sampah yang terus menerus dari masyarakat, pengolahan dengan sistem sanitary landfill ini akan membutuhkan lahan yang sangat luas. Sebab sampah hanya ditimbun menggunakan tanah tanpa dimusnahkan. 

"Kami masih terus mencari cara untuk mengolah sampah hingga benar-benar sampai di Kabupaten Tangerang dapat dimusnahkan," terang Syaifullah. 

Hingga saat ini menurutnya, sudah ada 11 perusahaan swasta baik nasional maupun internasional yang siap melakukan kerjasama pengolahan sampah. Hanya saja, Pemkab Tangerang masih mengkaji kelebihan dan kekurangan yang ditawarkan masing-masing perusahaan tersebut.

"Kami masih menghitung biaya yang dikeluarkan untuk pengelolaan sampah. Karena itu harus diperhitungkan dengan hasil yang didapat. Minimal bisa menutupi biaya operasonal yang dibutuhkan," paparnya.

Sayangnya Syaifullah masih enggan membuka nama-nama perusaaan yang sudah menyodorkan kerjasama pengelolaan sampah ini. Menurtnya, jika sudah ada yang cocok baru Pemkab akan melakukan MoU. (PUT)